10/22/2015

Cansu & Hazal Episode 51


Dilara sedang berkumpul di rumahnya bersama Candan, Alper dan Somaz. Pada saat mereka ngobrol, Cansu diam-diam memasuki kamar Dilara. Disana ia menemukan surat dari Ozkan untuknya, lalu Cansu membaca surat dari ayah kandungnya itu.

Cansu mendapati surat di kamar Dilara
Lalu Dilara pergi ke kamar untuk mengambilkan obat untuk Candan yang terkena flu. Dilara melihat Cansu di kamarnya dan Cansu marah dan berkata pada Dilara bahwa Dilara tidak seharusnya mencampuri urusannya dengan ayah kandungnya. Lalu Dilara menjelaskan pada Cansu bahwa Ozkan telah menerima uang untuk menjauhinya dan Hazal, Cansu semakin marah dan pergi dan mengunci diri di kamarnya.

Cansu marah pada Dilara
Sementara Gulseren dan Cihan ngobrol di balkon hotel. Gulseren berkata pada Cihan bahwa dia mengkhawatirkan masa depan Hazal. Anak itu selalu mendamba menjadi orang kaya raya. Cihan berkata pada Gulseren bahwa Gulseren mengingatkan dirinya kepada mendiang ibunya yang hidup tidak bahagia dengan ayanhya. Kakek Rahmi yang membuat sengsara mereka. Halah..Cihan malah merayu

Saat Gulseren dan Cihan mengobrol
Cansu dikamar menangis dan menelpon Cihan dan rupanya yang mengangkat adalah Hazal. Telepon Cihan tertinggal di kursi kamar hotel. Hazal malah mengingatkan Cansu bahwa Cihan itu adalah ayah kandungnya. Cansu harus ingat itu, menurut Hazal Cansu ini anak aneh karena Cansu mempedulikan pria yang hanya membesarkannya. Hazal mengatakan pada Cansu bahwa dia tidak akan memberitahu Cihan bahwa Cansu telah menelpon. Lalu Hazal mematikan telepon dan tidur. Cansu berusaha menelpon lagi namun dirijek dan Hazal menghapus daftar panggilan masuk. Emang dasar Hazal ini anak tak tau diuntung ya...

Cansu menelepon ayahnya karena sedih.
Hazal mengangkat telepon dari Cansu
Kemudian Yildirim datang ke hotel dan memberitahukan Cihan dan Gulseren bahwa para penjahat itu sudah tertangkap. Mereka sangat senang mendengar kabar itu. Lalu Hazal meminta Cihan untuk membawanya kembali ke rumah mewahnya, Cihan bertanya pada Hazal apa Hazal tidak mau menghabiskan waktu dengan ibu Gulseren?  Hazal menjawab dia merindukan kamarnya. Oalah emang dasar cewek matre. Gulseren pun rada kesal  dengan sikap Hazal, lalu Gulseren  menyuruh Hazal untuk mengemasi barang-barangnya dan mempersilahkan kembali ke rumah Dilara. Ia lalu masuk kamar.
Gulseren kesal dan masuk kamar